Senin, 08 Januari 2018

Rencana yang Indah

Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman Tuhan. Yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan. Yeremia 29:11


Melalui surat yang ditulis oleh nabi Yeremia, Tuhan memberikan perintah yang jelas kepada bangsa Israel yang sedang ditawan dan dalam pengasingan di Babilonia. Tuhan mengajarkan mengenai hubungan kekeluargaan, interaksi dengan masyarakat setempat dan pemimpin-pemimpin palsu. Kemudian Tuhan mengalihkan pikiran mereka kepada hari depan sebagai dorongan bagi mereka dalam menghadapi masa-masa sukar. Sementara kita menjalani studi kedokteran yang lama dan sulit, kita juga perlu mengindahkan peringatan Tuhan selama masa studi ini.

Tuhan mengetahui rencana-Nya dan sudah siap untuk melaksanakannya. Perhatian Tuhan tidak mudah dialihkan. Dia tidak pelupa. Dia tahu apa rencana-Nya bagi kita dan tidak akan lengah sementara waktu berjalan terus. Berdasarkan pandangan umum Tuhan tentang rencana masa depan kita, Dia dapat menuntun kita selangkah demi selangkah. Dan berdasarkan kepercayaan kita kepada-Nya, kita mendapat kepastian bahwa Dia sungguh-sungguh mengetahui apa yang telah direncanakan-Nya bagi kita dan apa yang akan dilakukan-Nya. Dengan demikian kita pun dapat mengikuti Dia selangkah demi selangkah.

Rencana-rencana Tuhan bagi kita bersifat menguntungkan. Tuhan tidak semata-mata memakai kita sebagai boneka dalam pentas dunia ini. Tuhan menginginkan agar kita memperoleh keberuntungan. Dia bekerja untuk kesejahteraan hidup kita. Dia menginginkan yang terbaik bagi kita. Dalam keadaan sukar sekalipun kita dapat merasa tenang bahwa Tuhan akan membawa kebaikan bagi kita.

Tuhan mempunyai rencana yang praktis. Pada saat ini, rencana-rencana-Nya berguna bagi kita. Baik kita berada dalam keadaan tenang dan penuh berkat atau dalam keadaan sakit dan bingung, rencana-rencana Tuhan selalu mengandung hal-hal yang praktis yang memberikan kita pengharapan. Kita boleh yakin, bagaimanapun baik atau buruknya keadaan kita sekarang, semuanya akan menjadi lebih baik. Kita tidak perlu berputus asa dalam kesukaran kita. Sebagai tawanan di negeri asing bangsa Israel masih dapat berharap dan berencana untuk hari depan yang lebih baik. Dan sekarang, sebagai kafilah di langit dan bumi ini kita dapat merencanakan hari depan yang lebih baik. Rencana Tuhan bagi hari depan kita memberikan pengharapan penuh kepada kita.

Selama studi kita sampai praktek kedokteran, kita boleh merasa yakin bahwa Tuhan mengetahui segala rencana-Nya dan siap untuk melaksanakan-Nya. Kita dapat melihat bahwa rencana Tuhan indah dan menguntungkan kita dan kita boleh berharap akan hari depan yang baik yang sudah direncanakan oleh-Nya. Hebat memang, tetapi gangguan dalam pekerjaan masih terus mengancam kita. Ingatlah, Tuhan tidak akan melupakan rencana-Nya, demikian pula kehendak-Nya dengan kita. Kita harus selalu setia kepada Tuhan yang akan sedikit demi sedikit membukakan tabir rencana-Nya di hadapan kita.


Marilah kita menanggalkan semua beban dan dosa yang begitu merintangi kita dan berlomba dengan tekun dalam perlombaan yang diwajibkan bagi kita. (Ibrani 12:1)


Bacaan selanjutnya: Yeremia 29, Amsal 3:5-6, Galatia 1:6.

_____________________________________________________________
Oleh: dr. Philip R. Fischer, spesialis anak.
Dalam Diagnose Firman, Sarana Vitalitas Rohani Para Dokter dan Tenaga Medis.


Tidak ada komentar:

Copyright 2007, Pelayanan Medis Nasional (PMdN) Perkantas

Jl. Pintu Air Raya 7, Komplek Mitra Pintu Air Blok C-5, Jakarta Pusat
Telp. (021) 3522923, 3442463-4 Fax (021) 3522170
Twitter : @MedisPerkantas
Download Majalah Samaritan Versi Digital : https://issuu.com/samaritanmag